DHA (Dokosa Heksanoid Acid)

Posted: 6 September 2010 in Kamus Gizi
Tag:,

Jika kita membeli produk susu formula yang disebutkan mengandung linolenat, linoleat, EPA (eikosa pentanoat acid atau DHA (dokosahekasanoat acid] , sebenarnya hal itu merujuk ada omega 3 (linolenat] atau omega 6 (linoleat]  yang memang sangat dibutuhkan oleh tubuh.  Jadi sebenarnya DHA meruakan asam lemak bagian dari omega 3 disamping EPA membicarakan DHA berarti juga membicarakan omega 3.

DHA  merupakan salah satu jenis Makro Nutrient yakni lemak yang memunyai ikatan kimia (C 22 6 w 3) adalah turunan asam lemak omega 3 termasuk golongan lemak tidak  jenuh ganda (poli unsaturated fatti acid)  asam lemak ini menjadi enting karena meruakan asam lemak esssensial yang berarti tidak dapat dibuat oleh tubuh sehingga harus dipenuhi dari makanan.

Omega 3 ( DHA & EPA  sudah sangat terkenal dimasyarakat yakni sebagai bahan penyusun lemak struktural yang membangun 6o% bagian otak manusia. Asam lemak ini merupakan zat gizi penting bagi perkembangan bayi, terutama bagi perkembangan fungsi syaraf dan penglihatan (pembentukan membram retina mata] , peningkatan kekebalan tubuh, penghambatan berbagai jenis kanker,Fosfolida,   Air Susu Ibu (ASI], bahan sperma. Konsumsi omega 3 yang cukup dapat mengurangi risiko aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah] yang sering kali dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan stroke.

Sumber bahan makanan kaya akan DHA dan EPA   didominasi oleh jenis IKAN jadi jika kita ingat ikan berarti ingat DHA dan EPA.

Komposisi  asam lemak DHA dan EPA (%]

Bahan Makanan Kandungan DHA EPA
Ikan Selar Kuning

Ikan Kembung

Ikan Layang

Ikan ari

Ikan Lemuru

9.4

14.9

21.8

21.3

16.1

3.2

5.o

5.4

3.7

12.3

Kandungan omega  3 Bahan Makanan

Bahan Makanan Berat Bahan Kandungan
Ikan Salmon 3oo gr 618 mg
Ikan Mackerel 3oo gr 594 mg
Ikan Tuna 3oo gr 19o mg
Ayam 3oo gr 56 mg
Kuning Telur (mentah] 1 butir 19 mg
Telur omega 3 1oo gr 1o3o mg

Kebutuhan DHA

Guna memenuhi kebutuhan DHA harus dikonsumsi secara tepat dan ideal, sangat tergantung pada kondisi, lokasi dan status gizi seseorang. Tetapi banyak pakar berpendapat, bahwa untuk mendapatkan kondisi kesehatan yang baik disarankan untuk mengkonsumsi relatif kadar tinggi mono-unsaturated dan poly-unsaturated setara 32% total konsumsi kalori, dengan lemak jenuh tidak boleh lebih dari 8% dari total konsumsi kalori. Sedang pakar lainnya menyatakan bahwa idealnya bagi tubuh prima, disarankan untuk mengkonsumsi 20% lemak dari total konsumsi enerji dan dari jumlah tersebut disarankan hanya 4% yang berasal dari lemak jenuh.

Tiga asam lemak tak jenuh yang penting adalah Omega-3, Omega-6 dan Omega-9. Minyak makan sering mengandung ketiga-tiganya dalam komposisi yang bervariasi. Khususnya dari ketiga asam lemak tak jenuh tersebut, dua asam lemak tak jenuh Omega-3 dan Omega-9 sangat esensial bagi kehidupan.Kebutuhan  DHA sendiri adalah berkisar 4 mg\ kg berat badan

Akibat Kelebihan DHA jika dikonsumsi berlebihan dapat mengakibatkan berkurangnya pembentukan   prostaglandin dan tromboksan yang dapat mengakibatkan berkurangnya zat renin sehingga jika terjadi pendarahan akan sulit berhenti. Selain itu karena DHA merupakan anggota lemak tidak jenuh ganda yang jika bertemu dengan Radikal bebas maka akan mudah diikat atom Hidrogennya sehingga dapat menjadi radikal kemudian bereaksi dengan Oksigen menjadi Radikal peroksi yang akhirnya dapat membentuk hidroperoksida yang dapat memicu terjadinya Atherosklerosis untuk mencegahnya diperlukan Antioksidan terutama Vit E    , selenium dan Vit C.

Pemilihan bahan makanan yang sudah tepat yakni makanan yang mengandung DHAdan EPA yang tinggi belum menjamin kebutuhan terpenuhi apabila cara penolahan bahan makanannya kurang benar, karena akan dapat mengurangi bahkan kandungan DHAdan EPA nya hilang sama sekali, sehingga femilihan cara fengolahan bahan makanan yang tepat perlu dilakukan.

  • Ikan digoreng akan kehilangan DHAdan EPA sekitar 5o%
  • Ikan pindang kehilangan 3o%
  • Ikan diasap kehilangan 15 = 25 %
  • Pemasakan dengan Microwave suhu 11o derajat selama 6 menit juga cara memasak yang cukuf baik karena hanya sedikit DHA dan EPA yang hilang.
  • Lebih baik pengolahan dilakukan dengan cara di tim atau dikukus.
  • Ingat makanan kalengan bukan sumber DHA dan EFA yang baik.

Perlu diingat meskipun saat ini kampanye melawan tingginya lemak masih terdengar nyaring tetapi perlu disadari tidak semua LEMAK itu JAHAT ada lemak yang baik dan harus kita penuhi seperti DHA dan EPA jadi mengapa harus takut dengan lemak. Yang seharusnya ditakutkan adalah ketidak seimbangan kecukupan gizi kita, Karbohidratpun akan menjadi sangat berbahaya jika kita kebanyakan dan meskipun DHA dan EPA penting bagi tubuh kita tetap saja tidak boleh berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s